Senin, 27 September 2021 22:59

Kwarcab Purbalingga

Portal Informasi Pramuka Purbalingga

Apa Benar Daun Sungkai Obat Covid-19. Ini Penjelasannya

2 min read

Dipercaya mampu meningkatkan meningkatkan kesehatan (imunitas) tubuh serta menangkis serangan virus, daun Sungkai (Peronema Canescens Jack) mendadak jadi bahan perbincangan.

Sungkai juga sering disebut sebagai jati sabrang, termasuk kedalam famili Verbenaceae.

“Hasil penelitian Pendidikan Biologi FKIP Universitas Bengkulu dapat disimpulkan bahwa pemberian ekstrak daun muda sungkai  berpotensi dalam imunitas tubuh,” kata Tofik Nur Arifan, Sekretaris Pramuka Peduli Kwarcab Purbalingga, Jumat (23 Juli 2021)

Ia menambahkan, imunitas adalah resistensi terhadap penyakit, terutama penyakit infeksi. Gabungan sel, molekul dan jaringan yang berperan dalam resistensi terhadap infeksi disebut sistem imun, dan reaksi yang dikoordinasi sel-sel dan molekul-molekul terhadap mikroba dan bahan lainnya terhadap disebut respon imun.

“Daya tahan tubuh atau sistem imun diantaranya dapat dikaji melalui banyaknya jumlah sel darah putih atau leukosit dalam darah,” katanya.

Bukan obat Covid-19

Pamong Saka Bhakti Husada Kecamatan Karangreja menjelaskan, senyawa yang terkandung dalam sungkai mempunyai bioaktifitas sebagai imunostimulan agent yaitu golongan senyawa polisakarida, terpenoid, alkaloid dan polifenol.

“Perlu ditegaskan, ekstrak daun sungkai ini bukan obat Covid-19. Kita sebut dengan ramuan tradisional. Air rebusannya diminum secara rutin. Dikonsumsi untuk menjaga kesehatan dan meningkatkan imunitas tubuh saja,” katanya

Warisan budaya

Tofik menambahkan, pengetahuan tentang tanaman obat merupakan warisan budaya dari leluhur. Hal ini berdasarkan pengalaman turun menurun. Berbagai macam penyakit dan keluhan ringan maupun berat dapat diobati dengan memanfaatkan ramuan dari tumbuh-tumbuhan tertentu yang mudah didapat di sekitar perumahan.

“Oleh karena itu pengetahuan tentang tanaman obat sangat penting untuk dijaga dan disimpan sebagai bentuk kekayaan bangsa. Semoga ikhtiar ini bermanfaat. Kita berdoa bersama, pandemi ini segera berakhir,” katanya

Pramuka Peduli dan Dewan Kerja Cabang imbuhnya, telah memproduksi ramuan tradisional ini. Tujuannya untuk meningkatkan kekebalan tubuh sehingga tidak mudah terserang bakteri dan virus.

“Kami selalu membuat ramuan ini. Siapa yang membutuhkan silakan dating ke Sanggar Bakti Pramuka. Jika stoknya ada akan kami beri,” terangnya.

Daun Sungkai ini banyak ditemukan di wilayah pegunungan termasuk di lereng Gunung Slamet. Untuk pasokan daun untuk membuat ramuan tidak ada kendala. Pasokan daun selalu datang tiap hari.

Sejumlah warga yang telah mengkonsumsi ramuan tersebut mengatakan kondisi tubuhnya jadi segar dan sehat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *